Oke, sedikit tips dan trik untuk setting VDF.
1. Jangan hilangkan spring asli bawaan VDF. Itu spring plg cocok sama karakter VDF.
2. Kalau galau sama settingan shock sebelumnya, coba kuras total oli shocknya. Kasih oli dgn nilai yg sama (recommended: oli 300-400 atau 30W-35W)
3. Kalau mau investasi spring, coba cari spring set Streetjam yg Soft Select. Depan harus lebih keras dari belakang. Jangan ragu kalau terpaksa pake yg hard.
4. Posisi angle shock di VDF ngaruh banget. Depan harus lebih berdiri daripada posisi shock belakang. Posisi shock tegak bikin grip berkurang, posisi shock rebah bikin grip bertambah
5. Camber. Banyak yg terlalu sering merubah camber tapi shock tidak di rubah. Bukan salah, tp rata2 banyak gak dapetnya. Menurut saya, rubah camber benar2 perlu jika situasi surface berubah2. Camber hanya pengaruh ke jumlah grip. Ban apapun, makin camber makin kurang gripnya.
6. Setting paling mudah di sekitar shock itu atur ride height lewat uliran di bodi shock. Pemahaman umum: ulir shock makin kebawah (spring ditekan) karakter spring jd lebih keras. (faktanya, ride height ditinggikan). Hal ini juga berlaku kebalikannya. ulir shock makin di longgarkan ke atas (ride height turun) bikin spring lebih soft dan karakter gripnya bertambah.
7. Banyak yg berusaha untuk membuat chassis VDF lebih fleksibel lewat pengurangan jumlah sekrup di upper deck. Hal itu bisa, tp sebenarnya tidak perlu untuk dilakukan. Krn karakter rigidnya chassis tersebut justru bikin body roll lebih stabil dan gripnya lebih mantap dan mudah untuk drift di tikungan yg cukup sempit dan patah2 asal sudah memahami karakter throttle di VDF. Menurut saya, chassis rigid punya karakter throttle yg perlu dipelajari lebih dalam lagi.
Sementara itu dulu yg bisa saya tambahkan. Ada info baru, akan segera di tambahkan kesini.
Tampilkan postingan dengan label VDF. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label VDF. Tampilkan semua postingan
Senin, 29 Oktober 2012
Selasa, 19 Juni 2012
VDF Setup Data #2
VDF Setup Data #2
Kit: TA05 VDF Gold Edition
Surface: Carpet
Tyre: Streetjam PC / RC-Art 5004
Wheel: Topline MARS Drift Fighter (+7)
ESC: Novak Havoc 3S
Motor: Novak Ballistic 10.5R
Rotor: Novak Rotor 13mm
Servo: Savox
Servo: Savox
Battery: Zippy 4000mAh 25C
Bodyshell: Yokomo Team FNATZ JZX100
Gearing: 129T 64P / 36T 64P
Pulleys: 36T/16T/22T/30T
CS Ratio: 1.65x
Pulleys: 36T/16T/22T/30T
CS Ratio: 1.65x
Front
Camber: -8
Caster: 8
Toe: +1 (F: 1A, R: 1A)
Droop: 3mm
Kickup: -
Ballast: -
Ride Height: 6mm
Damper Oil: Team Losi 50W
Damper Piston: 3
Damper Bushing: n/a
Damper Spring: stock
Damper Rebound: VDFlab Style #1 (No Rebound)
Damper Rebound: VDFlab Style #1 (No Rebound)
Shock Tower: Yeah Racing 4 Slot
Lower Arm: Square Alumunium Arm (for VDF)
Upper Damper Mount: #3 from outer slot.
Lower Damper Mount: #2 from outer slot.
Wheel Hub: Alumunium 4mm
Wheel Spacer: -
Wheel Hub: Alumunium 4mm
Wheel Spacer: -
Rear
Camber: 4
Caster: -
Toe: -2.5 (F: 1XA, R: 1D)
Droop: -
Kickup: -
Ballast: -
Ride Height: 8mm
Damper Oil: Team Losi 60W
Damper Piston: 3
Damper Bushing: n/a
Damper Spring: MST Super Soft
Damper Rebound: VDFlab Style #1 (No rebound)
Damper Rebound: VDFlab Style #1 (No rebound)
Shock Tower: 3Racing 5 Slot
Lower Arm: Square Alumunium Arm (for VDF)
Upper Damper Mount: #2 from outer slot.
Lower Damper Mount: #1 from outer slot.
Wheel Hub: Alumunium 4mm
Wheel Spacer: 1 mm
Note:
Seting kali ini khusus untuk ban dengan tingkat kekerasan paling tinggi dan karakter sirkuit ke arah hi-speed drift. Mainkan adjuster shock (uliran per) untuk mencari karakter grip yang di inginkan.
Kamis, 06 Oktober 2011
VDFlab. Review. TA05 VDF.
Maker: Tamiya Japan
Release: 12 Maret 2011 (GOLD) / 17 Juli 2010
| Tamiya TA05 VDF GOLD Edition (84188) |
-- -- --
| Tamiya TA05 VDF (84132) |
-- -- --
The most prestigius TA05's line-ups.
Muncul sebagai penyempurnaan dari flagship belt-driven chassis Tamiya, yaitu TA05. TA05 sendiri memiliki penerimaan yang baik di mata penghobi RC on-road, sebagai kit dengan kestabilan yang baik, kemudahan perawatan, dan ketersediaan spare part yang bagus. Tamiya sendiri juga melakukan R & D dengan intens dan berhasil menelurkan banyak varian TA05. Sayangnya, semua varian tersebut hanya sebatas TA05 sebagai kit touring. Akhirnya, banyak sekali pabrikan aftermarket sekelas Square, Streetjam, Eagle Racing, dan 3racing yang melakukan R & D sendiri yang ditujukan khusus untuk DRIFT.
VDF stands for Vertical Double Frame.
| Upper deck ganda diatas baterai. |
TA05 VDF sudah dibekali material serat karbon pada lower deck dan upper deck. Yang unik adalah, penggunaan upper deck ganda dengan posisi berdiri. Hal ini menurut Tamiya menambah rigiditas chassis yang dapat mempermudah melakukan drift.
| Upper deck ganda diatas steering linkage. |
FMS atau Front Mid-Ship yang berarti penempatan motor di depan titik tengah chassis. Penempatan motor seperti ini menjadi tren pada saat munculnya TA05 VDF (Tamiya bukan yang pertama). Dan penempatan ini bukan tanpa arti, pada saat RC drift memasuki era Counter-Steer, semua kit drift yang mengusung layout ini mendapat penilaian positif dari seluruh RC drifter di dunia. Mengapa? karena layout ini mengubah titik berat menjadi lebih kedepan, mengubah karakter handling dan drift yang dihasilkan pun sangat cantik dan memiliki ciri khas drift layaknya drift mobil sesungguhnya. Anda masih memanfaatkan drift 50:50? Tidak masalah, karena dengan layout FMS, drift 50:50 juga jadi lebih mudah dan mengalami peningkatan dari segi karakter handling.
Layout TA05 VDF.
VS
Layout TA05 V2R.
Dari perbandingan dua gambar diatas, terlihat jelas sekali bahwa posisi motor VDF lebih kedepan daripada standar.
VDF's Parallel Steering.
Tamiya tampaknya juga membaca pentingnya steering dengan sudut yang sama persis pada roda sebelah kanan dan kiri atau parallel steering. Parallel steering membuat kit drift menjadi lebih terkontrol atau stabil pada saat melakukan long drift. Namun patut disayangkan, steering angle pada VDF standar dirasa kurang besar untuk melawan kit drift FMS masa kini yang memiliki steering angle yang relatif besar. Sebagai perbandingan, standar VDF hanya mampu membuka sampai 45 derajat, sedangkan kit yang lain mampu membuka hingga 50 derajat lebih. Ada dua solusi, yang pertama, VDFholic dapat melakukan fabrikasi sendiri sistem steeringnya. Dari konstruksi VDF, kemampuan steering angle bisa sampai 55 derajat tergantung seberapa signifikan part opsional tersebut menambah steering angle. Solusi kedua adalah VDFholic dapat membeli konversi steering opsional dari pabrikan aftermarket seperti Square, Active, dan Eagle Racing. Berikut contoh komparasi steering VDF standar, steering VDF dengan konversi Eagle Racing, dan steering kit drift masa kini.
Steering VDF Standar Kit
VS
Kiri: WW 50* Standard. Kanan: VDF 50*
Selain menambah estetika (GOLDIE bling-bling), upgrade steering ini juga memperbaiki karakter handling VDF menjadi lebih responsif daripada sebelumnya. Manuver straight-turn manji dengan angle besar juga dapat di ikuti dengan baik setelah memperbesar steering angle.
callmeyas's POV:
Kesulitan: Hard
Target driver: Setting junkies, bling-bling lovers
VDF, kit yang aneh karena tidak semua orang bisa mengendalikan VDF. Tingkat kesulitan juga cukup tinggi, terutama mencari setting yang tepat. Mengendalikan VDF tidak bisa instan, harus butuh waktu, dan driver butuh kesabaran, latihan rutin, lebih banyak uji setting, karena setting di VDF terlalu kaku penerapannya. Kaku dalam artian, setting A, ya untuk A, tidak bisa untuk B, dan sebaliknya.
Kekurangan VDF adalah rigiditas chassis yang over, sulitnya mencari FDR yang tepat, respon roda depan terkesan lambat untuk switchback. Keterbatasan ini di akui oleh sluruh pengguna VDF di dunia, termasuk di Indonesia. 3 hal inilah yang membuat VDF kurang populer. Tapi overall, VDF kit yang bagus, sebuah maha karya dari Tamiya di kancah RC drift. Kekuatan Tamiya datang dari komunitas-komunitas penggemar Tamiya. Kekuatan Tamiya inilah yang jarang ditemui di pabrikan lainnya.
VDFlab rating.
VDFlab rating.
Long sweeper - 9.5/10
Technical section - 6.5/10
Manji - 5/10
Setting - 9/10
Durability - 9/10
Maintenance - 8/10
VDFlab. Sekilas Pandang.
Please read me first!!
Blog ini ditulis semata-mata didedikasikan kepada salah satu produk Tamiya yang saya kagumi, yaitu TA05 VDF. Dan berharap (sambil ngimpi) bisa di undang Tamiya Jepang untuk liat bagaimana tim R&Dnya mereka mendesain TA05 VDF.
Apalah arti sebuah nama.
VDFlab dicetuskan oleh callmeyas (user ID Kaskus.us) setelah memiliki sebuah kit drift yang bernama TA05 VDF. VDF sendiri berarti Vertical Double Frame. Ada alasan kenapa callmeyas memilih TA05 VDF. Antara lain:
(1) Bosan dengan kit berbahan plastik
(2) Bosan dengan kit berlayout Rear Mid Ship (RMS)
(3) Penasaran dengan penilaian drifter-drifter yang lebih jago dari callmeyas yang bilang "VDF itu kit drift gagal"
Timing belinya juga tepat, pada waktu Tamiya meluncurkan TA05 VDF GOLD. "It's GOLD, baby!!"
How "it" works.
VDFlab tidak berjalan sendiri, callmeyas dibantu RC drifter lainnya yang pernah pakai atau pernah punya VDF dalam meriset VDF. Sisanya, semedi di mbah Google, katanya. Dan sampai blog ini ditulis, VDFlab memang belum menelurkan inovasi produk untuk para VDFholic, tapi sudah menemukan beberapa setting yang cocok dengan karakter chassis VDF.
Don't judge the book by it's cover.
Yup, sejalan dengan waktu hingga blog ini ditulis, callmeyas berhasil menorehkan beberapa prestasi yang membanggakan dan membuat orang penasaran dengan performa VDF. Di balik segudang kelemahan VDF yang perlu di riset oleh VDFlab, ternyata VDFlab menyimpan harta terpendam yang mungkin tidak semua menyangkanya (kecuali VDFholic tentu). Tentu saja lambat laun, VDF yang di anggap produk gagal, dapat bersinar layaknya kit drift masa kini dan dapat diterima oleh banyak RC drifter di seantero Indonesia.
FYI...
Mungkin hanya Indonesia yang menilai VDF seperti itu. End.
another FYI...
Ini hanyalah blog yang sepenuhnya di dedikasikan untuk kit kesayangan saya, Tamiya TA05 VDF Gold.
Blog ini ditulis semata-mata didedikasikan kepada salah satu produk Tamiya yang saya kagumi, yaitu TA05 VDF. Dan berharap (sambil ngimpi) bisa di undang Tamiya Jepang untuk liat bagaimana tim R&Dnya mereka mendesain TA05 VDF.
Apalah arti sebuah nama.
VDFlab dicetuskan oleh callmeyas (user ID Kaskus.us) setelah memiliki sebuah kit drift yang bernama TA05 VDF. VDF sendiri berarti Vertical Double Frame. Ada alasan kenapa callmeyas memilih TA05 VDF. Antara lain:
(1) Bosan dengan kit berbahan plastik
(2) Bosan dengan kit berlayout Rear Mid Ship (RMS)
(3) Penasaran dengan penilaian drifter-drifter yang lebih jago dari callmeyas yang bilang "VDF itu kit drift gagal"
Timing belinya juga tepat, pada waktu Tamiya meluncurkan TA05 VDF GOLD. "It's GOLD, baby!!"
How "it" works.
VDFlab tidak berjalan sendiri, callmeyas dibantu RC drifter lainnya yang pernah pakai atau pernah punya VDF dalam meriset VDF. Sisanya, semedi di mbah Google, katanya. Dan sampai blog ini ditulis, VDFlab memang belum menelurkan inovasi produk untuk para VDFholic, tapi sudah menemukan beberapa setting yang cocok dengan karakter chassis VDF.
Don't judge the book by it's cover.
Yup, sejalan dengan waktu hingga blog ini ditulis, callmeyas berhasil menorehkan beberapa prestasi yang membanggakan dan membuat orang penasaran dengan performa VDF. Di balik segudang kelemahan VDF yang perlu di riset oleh VDFlab, ternyata VDFlab menyimpan harta terpendam yang mungkin tidak semua menyangkanya (kecuali VDFholic tentu). Tentu saja lambat laun, VDF yang di anggap produk gagal, dapat bersinar layaknya kit drift masa kini dan dapat diterima oleh banyak RC drifter di seantero Indonesia.
FYI...
Mungkin hanya Indonesia yang menilai VDF seperti itu. End.
another FYI...
Ini hanyalah blog yang sepenuhnya di dedikasikan untuk kit kesayangan saya, Tamiya TA05 VDF Gold.
Langganan:
Postingan (Atom)


